Welcome to My World

Bermanfaat Bagi Umat

Terampil Mengendalikan Diri

Semoga kita tergolong orang yang mampu mengendalikan diri. Karena
kegagalan, kehinaan dimiliki oleh orang yang tidak bisa
mengendalikan diri dengan baik. Orang yang emosional mudah
terpancing, mudah berreaksi. Orang yang reaktif tidak dengan
perhitungan yang cermat bukannya memperingan masalah malah akan
mempersulit masalah. Rasul panutan pengendali emosi, pengendali
amarah, pengendali lisan. Sehingga efektif dalam berbagai keadaan.

Siapa pun yang bercita-cita menjadikan kesuksesan sebagai tujuan
diperlukan keterampilan untuk mengendalikan diri. Beberapa hal yang
perlu dikendalikan di antaranya keinginan. Apakah yang kita inginkan
sesuai dengan yang diinginkan Allah?

Baca selebihnya »

Juni 3, 2008 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan sebuah Komentar

Rahasia Senyum Muhammad

Ketika Anda membuka lembaran sirah kehidupan Muhammad saw., Anda tidak akan pernah berhenti kagum akan kemuliaan dan kebesaran pribadi Muhammad saw.

Sisi kebesaran itu terlihat dari sikap seimbang dan selaras dalam setiap perilakunya, dan sikap beliau dalam menggunakan segala sarana untuk meluluhkan kalbu setiap orang dalam setiap kesempatan.

Sarana paling besar yang dilakukan Muhammad saw. dalam dakwah dan perilaku beliau adalah, gerakan yang tidak membutuhkan biaya besar, tidak membutuhkan energi berlimpah, meluncur dari bibir untuk selanjutnya masuk ke relung kalbu yang sangat dalam.

Jangan Anda tanyakan efektifitasnya dalam mempengaruhi akal pikiran, menghilangkan kesedihan, membersihkan jiwa, menghancurkan tembok pengalang di antara anak manusia!. Itulah ketulusan yang mengalir dari dua bibir yang bersih, itulah senyuman!

Baca selebihnya »

Juni 2, 2008 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan sebuah Komentar

Khadijah Mengajarkan Cinta Kepada Kita

Diriwayatkan dalam sahih Bukhari dengan sanadnya, dari Ibnu Syihab dari Urwah bin Az Zubair dari Aisyah, ummul mukminin menceritakan hadits tentang pemulaan turunnya wahyu, yaitu ketika Malaikat Jibril turun menemui Muhammad di gua Hira’ dan memintanya membaca ” iqra’ ” tiga kali.

Tiga kali juga Muhammad saw. menjawab“Maa ana biqari’ “, menegaskan bahwa beliau tidak bisa membaca. Kata “maa” merupakan penafian atau pengingkaran bahwa memang beliau tidak sanggup membaca sama sekali. Kemudian Jibril mendekapnya dengan kuat. Peristiwa tiba-tiba itu membuat Muhammad saw. takut dan khawatir terhadap dirinya.

Muhammad saw. segera pulang menemui Khadijah binti Khuwailid ra seraya berkata, “Selimuti aku, selimuti aku.” Dengan sigap Khadijah menyelimutinya, perlahan rasa takut mulai menghilang. Setelah merasa tenang, Muhammad saw. menceritakan kejadian yang dialaminya. “Sungguh saya takut terhadap diriku.” pungkas Muhammad saw.

“فقالت خديجة: كلا والله ما يخزيك الله أبدا إنك لتصل الرحم ، وتحمل الكل، وتُكسب المعدوم، وتُقرى الضيف، وتُعين على نوائب الحق”

Dengan sigap dan mantap Khadijah menjawab, “Tidak, sekali-kali tidak, Demi Allah, Allah tidak akan menghinakan engkau selamanya, karena engkau penyambung silaturahim, membantu yang memerlukan, meringankan orang yang tidak berpunya, memulyakan tamu dan menolong untuk kebenaran.”

****

Baca selebihnya »

Juni 2, 2008 Posted by | Tak Berkategori | Tinggalkan sebuah Komentar

   

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.